Kisah guru perempuan yang menumpang perjalanan two hundred kilometer pulang-pergi setiap hari demi mengajar dua siswa Yang ia lihat hanya wajah-wajah tegang karena cuma sedikit pilihan yang mereka miliki: segera ke alam baka, dipenjara tanpa pengadilan, atau hidupnya akan diselingi wajib lapor. Slamet mengaku menjawab sejujur-jujurnya: “Saya sedang berkumpul persiapkan https://cliffstearns.com/